Ratusan Pejabat dan ASN di Sumenep Dimutasi, Ini Rinciannya

  • Bagikan
PELANTIKAN: Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, saat melantik dan mengambil sumpah atau janji pejabat administrator dan pengawas di Gedung Korpri. (Istimewa)

SUMENEP, MaduraPost – Bupati Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, kembali mutasi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat. Jumat, 29 Oktober 2021 kemarin.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, juga melantik dan mengambil sumpah atau janji pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemkab Sumenep.

Diantaranya sebanyak 137 orang meliputi eselon III dan IV, menduduki jabatan di Organiasi Perangkat Daerah (OPD) dan Kecamatan.

BACA JUGA :  Antisipasi Lonjakan Covid-19 di Sampang, Satgas Lakukan Pengetatan di Dua Jalur Nasional

Pihaknya meminta, agar para pejabat Pemkab Sumenep memahami tugas dan fungsinya sesuai jabatan masing-masing, sebagai modal utama dalam bekerja di instasinya.

Pihaknya menegaskan, bagi para pejabat yang sudah dilantik bisa segera menyesuaikan diri dengan lingkungan barunya. Diharapkan, dalam melaksanakan program pembangunan berjalan lancar.

“Pahami Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) di setiap unit kerjanya supaya jelas arah dan target kinerjanya, agar tidak tumpang tindih, sehingga hasil kerjanya jelas sesuai harapan masyarakat,” kata Bupati Fauzi, Sabtu (30/10).

BACA JUGA :  HUT Kemerdekaan RI ke-75, 155 Napi di Sampang Dapat Remisi

Bupati Fauzi berharap, pejabat dan ASN di jajarannya harus mempunyai kompetensi kinerja dan memiliki produktivitas yang tinggi, dengan mengedepankan kualitas pelayanan publik.

“Saya harapkan saat ini, para aparatur pemerintah bekerja secara profesional dan tidak bisa bersantai dengan keadaan. Masyarakat selalu menunggu dan menunggu hasil kerja pemerintah daerah, jadi jangan bermental ingin dilayani, kaku dan stagnan, tetapi berkomitmen untuk membangun kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

BACA JUGA :  Optimalisasi Pelayanan Publik, Pemdes Rekkerrek Percepat Realisasi BLT-DD Tahap 4

Pelantikan dan pengambilan sumpah atau janji pejabat administrator dan pengawas itu berlangsung di Gedung Korpri, Sumenep.

“Yang jelas, pelaksanaan mutasi jabatan ini, jangan dimaknai sebagai sesuatu yang berlebihan, tetapi pergeseran posisi jabatan dalam pemerintahan merupakan kebutuhan,” timpalnya.

  • Bagikan