SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Hukum & Kriminal

Menilik Pengawas Jembatan yang Ambruk di Sokobanah Sampang, Oknum LSM atau Wartawan?

Avatar
×

Menilik Pengawas Jembatan yang Ambruk di Sokobanah Sampang, Oknum LSM atau Wartawan?

Sebarkan artikel ini
Memprihatinkan ! Kondisi Jembatan yang ambruk di Dusun Ganbillah Desa Tobai Tengah Kecamatan Sokobanah Sampang (foto : Imron Muslim for MaduraPost).

SAMPANG, MaduraPost – Ambruknya jembatan di Dusun Ganbillah Desa Tobai Tengah Kecamatan Sokobanah yang baru diselesai dikerjakan sekitar 6 bulan yang lalu masih menjadi tanda tanya besar. Meski sudah selesai dikerjakan, proyek tersebut tidak terpasang prasasti guna menunjukkan sumber dana dan CVnya.

Menurut keterangan warga setempat, proyek tersebut milik salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sampang Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) Baihaki.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Hingga saat ini Baihaki saat dikonfirmasi oleh media ini nomor yang biasa dihubungi tidak aktif.

Saat tim melakukan investigasi lebih lanjut ke lapangan, menurut keterangan narasumber proyek jembatan tersebut merupakan dibawah pengawasam salah satu oknum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Sudar. Namun saat dikonfirmasi, Sudar mengelak kalau proyek yang ambruk tersebut adalah dirinya yang menjadi pengawasnya. Bahkan dirinya mengatakan kalau proyek tersebut dibawah pengawasan salah satu oknum wartawan di Sampang.

Baca Juga :  Cemburu Karena Selingkuh, Pria di Sumenep Nekat Bakar Istrinya Hidup-Hidup

“Adi Terbitan,” ucap Sudar melalui chat Whatsappnya kepada tim investigasi.

Sementara itu, media ini mencoba mengkonfirmasi kepada Subaidi (Adi Terbitan) prihal kebenaran yang menjadi pengawas di proyek yang berada di Tobai Tengah tersebut. Namun Subaidi yang juga merupakan wartawan menyangkal tuduhan yang disampaikan oleh Sudar tersebut. Dirinya berseloroh tidak pernah mengawasi jembatan.

Baca Juga :  Oknum Anggota Polres Bangkalan Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

“Saya tak pernah ngawasi jembatan nom, Cuma jalan dan Plengsengan,” dalihnya.

Sementara itu saat ditanya soal pernyataan yang dikatakan Sudar tentang pengawasan yang dialamatkan kepada dirinya, Adi kembali mengelak.

“Pokon (pokoknya) yang saya ingat tak pernah ngawasi Jembatan,” imbuh Adi saat dikonfirmasi melalui pesan singkat Whatsapp, Kamis (02/04/2024).

Sebelumnya,  Kabid Bina Marga PUPR Kabupaten Sampang Syahron mengatakan kalau pihaknya sudah turun ke lokasi dan menegur pelaksana proyek. Pihak pelaksana juga berjanji akan segera memperbaiki jembatan tersebut.

“Kami sudah turun ke lokasi mas dan pelaksana akan segera memperbaiki jembatan tersebut,” kata Syahron.

Baca Juga :  Demo Tolak Pilkades 2025, Masyarakat Beli Bensin Sendiri

Syahron juga berdalih bahwa jembatan tersebut bukan gagal kontruksi, hanya saja dibagian ujung hampir amblas karena derasnya air hujan.

“Itu bukan gagal kontruksi, itu amblas akibat derasnya air hujan dari atas bukit kan jalannya itu curam turun ke bawah,” kilah Syahron.

Syahron juga berkeyakinan kalau mutu proyek jembatan tersebut berkualitas.

“Insyaallah beberapa hari lagi akan diperbaiki oleh pelaksana mas. Karena masa pemeliharaan masih tersisa satu bulan, untuk mutunya insyaallah terjamin. Karena nanti saat dilakukan perbaikan akan diawasi langsung oleh Dinas PUPR Sampang,” pungkasnya.

Baca berita lainya di Google News atau gabung grup WhatsApp sekarang juga!

Konten di bawah ini disajikan oleh advertnative. Redaksi Madura Post tidak terlibat dalam materi konten ini.