Diduga Maling, Pemuda Asli Bluto Babakbelur Dikeroyok Warga Pasongsongan

Avatar
PENGANIAYAAN : Kondisi pria yang diduga maling terkapar dipinggir jalan raya dengan kondisi mengenaskan. (Istimewa)

SUMENEP, MaduraPost – Seorang pria asli warga Dusun Lobuk, RT 011/ RW 002, Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, babak belur diamuk massa.

Pria dengan nama lengkap Ali Sabit (30) ini dikeroyok warga Desa Lebbeng Barat, Kecamatan Pasongsongan, lantaran diduga maling.

Kejadian pengeroyokan pemuda ini diketahui terjadi sekitar pukul 15.00 WIB, Minggu (16/1/2022). Lokasinya, dipinggir jalan raya desa setempat.

BACA JUGA :  Musisi dan Pegiat Seni Pamekasan Galang Dana untuk Anak Yatim

Hasil pemeriksaan sementara, polisi mengatakan, pria tersebut diduga hendak mencuri. Namun, polisi belum menyebut secara spesifik dugaan kasus pencurian tersebut.

“Ini masih awal, anggota saya belum melaporkan dengan detail,” kata Kapolsek Pasongsongan, AKP Suwardi, saat dikonfirmasi MaduraPost melalui sambungan selularnya, Minggu (16/1).

Saat ini posisi pria kelahiran 1992 itu dirawat di Puskesmas Pasongsongan. Kondisinya sangat memprihatinkan. Bagian muka luka-luka dan berceceran darah dari kepala.

BACA JUGA :  BPBD Sampang dan Warga Akhirnya Temukan Jasad Samhaji Dalam Air Keruh

“Kondisinya hanya luka-luka. Anggota kami sedang melakukan penjagaan di Puskesmas, takut terjadi hal yang tidak diinginkan,” kata Suwardi lebih lanjut.

Hingga berita ini dinaikkan, belum diketahui secara pasti penyebab pengeroyokan pria tersebut terjadi. Sementara, diduga disangka maling oleh warga setempat.

“Kami masih mendalami, apakah dia maling atau tidak,” kata Kapolsek Suwardi menambahkan.

BACA JUGA :  Sempat Hilang Kontak, Enam Warga Pamekasan Selamat Ditolong Kapal Rute Jakarta