Pamekasan Hebat, Sepanjang Jalan Poros Kabupaten di Desa Panaan Rusak dan Berlumpur

  • Bagikan
Tiga Pemuda Panaan sedang melakukan pengurasan genangan lumpur di depan Ponkesdes Panaan.(Safra'i/MaduraPost)

PAMEKASAN, MaduraPost – Jalan Poros Pamekasan di Desa Panaan Kecamatan Palengaan yang menuju akses fasilitas umum rusak parah.

Ketika hujan turun mengakibatkan jalan tersebut penuh lumpur dan licin, banyak warga dan anak sekolah tergelincir dan jatuh.

Dua jalan poros di Desa Panaan rusak parah. Pertama, akses Panaan dengan Desa Rek-Kerrek Palengaan. Kedua, akses Panaan dengan Desa Potoan Laok dan Desa Angsanah Palengaan.

Sebelumnya, sudah ada perbaikan jalan di dua titik. Titik pertama, perbaikan tersebut dimulai dari antara Desa Panaan dengan Desa Rek-kerrek. Jalan tersebut sampai sekarang masih dibilang bagus.

BACA JUGA :  Kotak Amal Masjid di Desa Dempo Timur Nyaris Dibobol Maling

Adapun perbaikan jalan poros di Desa Panaan titik dua, dimulai dari Barisan keselatan Homastas kurang lebih dua ratus meter. Namun, tidak sampai 15 hari jalan tersebut kembali rusak. Hingga kini, belum diperbaiki. Hanya saja, diberi tanda police line di jalan yang rusak itu.

Sedangkan jalan yang tidak tersentuh aspal masih kiloan panjangnya, dan jauh sangat parah dari jalan yang diperbaiki sebelumnya.

Titik jalan yang berlumpur tersebut tepat dijalur antara Desa Panaan, menuju Desa Angsanah. Yakni, di Jembatan Antokol, depan atau pintu masuk Ponkesdes, dan sebelah timur, selatan Balai Desa Panaan.

BACA JUGA :  Mobil Terbang ke Parit di KM-10 Desa Saronggi Sumenep

Pantauan Media ini, ada tiga warga Desa Panaan sedang memperbaiki jalan yang berlumpur. Mereka mengibaratkan jalan berlumpur tersebut, seperti sawah dan layak untuk ditanami padi.

“Panikah sawah Pak, pantes ditanami padi,” kata Abdul Basit saat di wawancarai. Senin sore, (22/11/2021).

Bahkan, ada salah seorang pengendara sepeda motor melintas sambil menggerutu. Lantaran, akses jalan desa rusak parah. Sudah lama tidak diperhatikan. Hanya, sebagian kecil saja sekitar dua ratus meteran.

BACA JUGA :  DEMS Kecewa Audiensi Gagal, Diduga Karena Unsur Kesengajaan DPRD

“Pamekasan hebat gimana, kalau jalannya kayak gini,” teriak pengendara.

Disamping itu juga, ada seorang perempuan yang ingin melintas. Namun, dia gugup dan takut jatuh tuk melintasinya. Terpaksa diarahkan ketempat lain yang lebih bagus.

“Pak, Tidak licin ya, apa saya bisa lewat Pak?,” Tanyanya gugup.

Harapan masyarakat ke pihak berwenang di Kabupaten Pamekasan, jalan tersebut agar segera diperbaiki. Karena, sering terjadi kecelakaan yang diakibatkan oleh genangan lumpur yang licin.

  • Bagikan