Dalam situasi ini, manajemen RS BHC Sumenep perlu memberikan penjelasan yang utuh mengenai penerapan SOP, sekaligus merespons persoalan konkret yang berkembang dalam kasus Dani.

Keterangan mengenai tindakan medis, pemberian obat, perkembangan evaluasi internal, dan komunikasi dengan keluarga menjadi bagian penting untuk menjernihkan persoalan.

Keterbukaan tersebut juga diperlukan agar pernyataan mengenai standar pelayanan tidak berhenti sebagai penjelasan umum, tetapi disertai informasi yang relevan dengan persoalan yang sedang dipertanyakan publik.

MaduraPost membuka ruang bagi manajemen RS BHC Sumenep untuk memberikan klarifikasi dan hak jawab atas perkembangan kasus Dani serta pernyataan mengenai penerapan prosedur medis dan pemberian obat.***