SUMENEP, MaduraPost - Universitas PGRI Sumenep (UPI) Sumenep, Madura, Jawa Timur, membawa pulang peringkat ketiga dari Liga Voli Mahasiswa (LVM) 2026 Seri Surabaya.
Capaian tersebut menempatkan tim voli putri kampus asal Madura itu di antara peserta yang mampu bersaing dalam kompetisi antarmahasiswa tingkat Jawa Timur.
Posisi ketiga dipastikan setelah UPI Sumenep memenangi pertandingan perebutan tempat ketiga melawan UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung di GOR Universitas Negeri Surabaya (UNESA).
Hasil ini menjadi catatan tersendiri bagi tim UPI Sumenep. Mereka tidak hanya menyelesaikan turnamen dengan membawa pulang posisi podium, tetapi juga menunjukkan kemampuan untuk kembali bersaing setelah mengalami kekalahan pada fase penyisihan grup.
Kepala Pelatih Tim Voli Putri UPI Sumenep, Taufik Rahman, menilai hasil tersebut memperlihatkan bahwa kampusnya masih memiliki daya saing di arena olahraga mahasiswa Jawa Timur.
“Hasil ini sangat membanggakan karena membuktikan kampus kami masih berbicara banyak di peta persaingan bola voli antar-mahasiswa di Jawa Timur,” kata Taufik, Jumat (23/10) siang.
Bagi manajemen tim, pencapaian tersebut tidak berhenti pada hasil akhir pertandingan. Wakil Rektor III UPI Sumenep sekaligus manajer tim, Moh. Fauzi, menekankan pentingnya kerja keras, kedisiplinan, dan semangat bertanding yang ditunjukkan para pemain selama kompetisi berlangsung.
“Pencapaian Juara 3 ini merupakan buah dari kerja keras, disiplin, dan mental juang para pemain serta jajaran pelatih. Meskipun persaingan di LVM Seri Surabaya ini sangat ketat, anak-anak mampu menunjukkan kualitas dan daya juang terbaiknya di lapangan. Hasil ini menjadi evaluasi sekaligus motivasi besar bagi kami untuk terus berbenah dan meraih prestasi yang lebih tinggi di kejuaraan-kejuaraan mendatang,” ujar Fauzi menjelaskan.
Pernyataan Fauzi sekaligus menempatkan peringkat ketiga sebagai bahan evaluasi bagi tim. Persaingan di turnamen ini menjadi pengalaman bagi pemain dan pelatih untuk mengukur kemampuan sekaligus menyiapkan peningkatan performa pada kompetisi selanjutnya.