SUMENEP, MaduraPost - Badan Kehormatan (BK) Sumenep" class="inline-tag-link">DPRD Sumenep, Madura, Jawa Timur, menanggapi isu yang menyeret nama H. Zainal Arifin, terkait dugaan pemerasan terhadap seorang mucikari.
Ketua BK Sumenep" class="inline-tag-link">DPRD Sumenep, Virzannida Busyro, mengaku belum bisa memberikan tanggapan lebih lanjut selama kasus ini masih sebatas dugaan dan belum didukung bukti konkret.
"Kalau tidak ada bukti yang jelas, nanti malah bisa jadi fitnah," ujar Virzannida saat diwawancarai wartawan belum lama ini, Minggu Minggu (23/2).
Menurutnya, isu yang beredar ini terindikasi sebagai upaya tertentu untuk merusak reputasi legislatif, khususnya sumenep" class="inline-tag-link">Ketua Sumenep" class="inline-tag-link">DPRD Sumenep.
"Saya sudah melakukan klarifikasi langsung dengan pimpinan (H. Zainal Arifin), dan beliau memastikan bahwa ini hanya ulah segelintir orang yang ingin merusak integritas dewan. Intinya, tuduhan itu tidak benar," jelasnya.