“Semoga Allah mengangkat segala penyakitnya dan memberikan kesembuhan. Semoga tim medis maupun penyelenggara mendapatkan pahala yang berlimpah melalui bakti sosial ini,” katanya.

Sementara itu, Tim Medis RSUD SMART Pamekasan, Ali Maksum, mengapresiasi inisiatif SMA Plus Miftahul Ulum yang melibatkan masyarakat umum dalam kegiatan tersebut.

Ali mengatakan, kolaborasi antara sekolah, pesantren dan rumah sakit dapat menjadi sarana untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat secara langsung.

“Kami sangat mendukung adanya kegiatan seperti ini. Ini merupakan bentuk pengabdian kami dari rumah sakit kepada masyarakat, termasuk keluarga di pondok pesantren,” kata Ali.

Menurut Ali, kegiatan seperti itu juga memberikan kesempatan kepada tenaga kesehatan untuk mengetahui secara langsung berbagai persoalan kesehatan yang dirasakan masyarakat.

Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin sehingga komunikasi antara masyarakat dan rumah sakit semakin terbuka.

“Kalau bisa kegiatan seperti ini rutin, mungkin setiap tahun. Sehingga kami sebagai tenaga kesehatan di rumah sakit bisa langsung mengetahui persoalan yang dirasakan masyarakat dan menerima masukan dari bawah untuk perbaikan pelayanan rumah sakit,” jelasnya.

Ali menambahkan, RSUD SMART Pamekasan memiliki tim khusus untuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Sekolah maupun pesantren yang ingin mengadakan kegiatan serupa dapat mengajukan kerja sama melalui bagian terkait di rumah sakit.

Apresiasi juga disampaikan anggota Komisi IV DPRD Pamekasan, Maltuful Anam. Ia menilai kegiatan yang digelar SMA Plus Miftahul Ulum tersebut tidak hanya memberikan akses pemeriksaan kesehatan gratis, tetapi juga menjadi ruang edukasi bagi masyarakat.