Kini, N1 Autopro menargetkan pengembangan jaringan tidak hanya di Sumenep, tetapi juga mencakup wilayah Madura hingga Surabaya.
“Kita juga rencanakan untuk masuk ke wilayah Surabaya. Karena pembanding kita yakni brand besar, saya sebut saja Auto2000, kami ingin seperti mereka nantinya. Kami datang dari lokal dengan prinsip syariah,” kata Aziz.
Menurutnya, pengembangan jaringan juga dilakukan melalui konsep N1 Autopartner, yakni kerja sama dengan bengkel-bengkel lain. Konsep tersebut mengedepankan kolaborasi ketimbang persaingan.
“Kita punya N1 Autopartner, ini dalam bentuk kerja sama dengan mitra yang lain, dengan bengkel-bengkel yang lain, berkolaborasi, bukan bermusuhan, bukan berkompetisi tapi kita saling mengisi (berpartner, red), dan sekarang sudah masuk Pamekasan,” tuturnya.
Siapkan N1 Training Center
Tak berhenti pada layanan otomotif, N1 Autopro juga tengah menyiapkan lembaga pendidikan dan pelatihan melalui konsep N1 Training Center.
Aziz mengatakan, program tersebut diarahkan untuk menghasilkan tenaga terampil yang tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga memiliki kemampuan praktis sehingga lebih siap masuk ke dunia kerja.
“Kami juga merancang trainer-trainer yaitu membuat lembaga pendidikan sebagai edukasi kepada masyarakat yang kita langsung benar-benar aplikatif. Tujuannya, agar mereka langsung bisa bekerja,” jelasnya.
Ia berharap keberadaan lembaga tersebut nantinya dapat membuka peluang bagi siswa untuk memperoleh pengalaman sekaligus pemasukan.