SUMENEP, MaduraPost - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,9 miliar pada tahun 2026 untuk pengadaan alat dan mesin pertanian (alsintan).

Program tersebut menjadi salah satu langkah mendukung modernisasi sektor pertanian sekaligus memperkuat target swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah pusat.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid mengatakan, dana tersebut akan digunakan untuk membeli berbagai alsintan yang nantinya diserahkan kepada kelompok tani melalui skema hibah.

"Anggaran sebesar Rp1,9 miliar ini untuk membeli alat-alat mesin pertanian yang akan kami hibahkan kepada sejumlah kelompok tani yang ada di Sumenep," kata Chainur, Jumat (26/6).

Ia menjelaskan, program pengadaan alsintan tersebut merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui anggota DPRD Kabupaten Sumenep.

Menurutnya, saat ini proses pengadaan telah memasuki tahapan lelang. Pemerintah menargetkan bantuan tersebut sudah dapat diterima kelompok tani pada Agustus 2026.

"Saat ini sudah memasuki tahap lelang dan bantuan ini ditargetkan bisa tersalurkan kepada para calon penerima pada Agustus 2026," ujarnya.

Sementara itu, Juru Bicara Komisi II DPRD Sumenep, Juhari, menegaskan bahwa program bantuan alsintan tersebut lahir dari berbagai usulan petani yang disampaikan saat anggota dewan menggelar reses di daerah pemilihan masing-masing.

"Jadi, bantuan alat-alat mesin pertanian yang disampaikan petani kepada kami di DPRD Sumenep lahir dari aspirasi masyarakat yang kami terima saat reses. Karena itu, kami berharap realisasinya tidak berlarut-larut agar manfaatnya segera dirasakan petani," katanya.