"Saya merasa masih banyak kekurangan. Tapi dari pengalaman ini, saya bisa introspeksi diri untuk menjadi pemimpin yang lebih baik ke depan," tambah Agam dengan semangat.
Di balik keberhasilannya, dukungan keluarga menjadi sumber motivasi yang tak terpisahkan. Selama mengikuti kegiatan di Jakarta, orang tuanya secara rutin menghubungi untuk memastikan kondisi dan aktivitas yang dijalaninya setiap hari.
"Orang tua selalu menanyakan kabar, bahkan setiap pagi bertanya kegiatan hari itu berlangsung," tukasnya.***