SUMENEP, MaduraPost - Peringatan Hari Lahir Pancasila setiap 1 Juni diharapkan tidak dimaknai sebatas agenda seremonial tahunan.

Momentum tersebut dinilai penting sebagai sarana evaluasi bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Kepala Bappeda Kabupaten Sumenep, Arif Firmanto, menegaskan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila harus terus dihidupkan dalam setiap aktivitas birokrasi.

Menurutnya, ASN perlu menjadikan Pancasila sebagai pedoman kerja sekaligus landasan dalam mengambil kebijakan dan memberikan pelayanan publik.

“Nilai-nilai Pancasila merupakan fondasi utama dalam membangun birokrasi yang profesional, adaptif, berintegritas, serta mampu menjawab tantangan pembangunan yang semakin kompleks,” ujar Arif Firmanto, Senin (1/6).

Ia berpandangan bahwa penghayatan terhadap Pancasila tidak cukup hanya sebatas pemahaman teori ataupun hafalan.

Lebih dari itu, nilai-nilai tersebut harus tercermin dalam sikap, etika, serta pola kerja sehari-hari, terutama ketika ASN berhadapan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Menurut Arif, implementasi Pancasila dalam lingkungan birokrasi dapat diwujudkan melalui pelayanan publik yang cepat, transparan, responsif, dan berorientasi pada kepentingan warga.

“ASN dituntut tidak hanya bekerja berdasarkan target administratif, tetapi juga harus mampu menghadirkan manfaat nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.