Usai video tersebar, Syahri sempat berjanji akan memberikan klarifikasi, meski hanya melalui video pribadi. Namun hingga malam hari pada Selasa (12/5/2026), pernyataan yang dijanjikan belum juga muncul.
Ketua DPRD Jember yang juga Ketua DPC Partai Gerindra Jember, Ahmad Halim, lebih dahulu menyampaikan permohonan maaf kepada publik. Ia juga memastikan akan ada langkah sesuai aturan kelembagaan dewan maupun ketentuan partai.
Di sisi lain, Komisi D diketahui tengah melaksanakan kunjungan kerja ke Bali sejak Selasa (12/5/2026) hingga Rabu (13/5/2026). Klarifikasi dari Syahri akhirnya beredar menjelang tengah malam pada Rabu.***