Peserta dalam kegiatan ini berasal dari Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Dinamika yang diikuti khusus mahasiswi, serta LPM Fajar yang diikuti khusus mahasiswa.
Kedua organisasi pers kampus tersebut menjadi garda terdepan dalam mengembangkan tradisi menulis dan jurnalistik di lingkungan Universitas Annuqayah.
Rektor Kiai Husnan berharap, melalui pelatihan tersebut, mahasiswa dapat mengembangkan tradisi menulis yang sudah tumbuh di lingkungan kampus dan semakin memperkuat identitas UA sebagai kampus literasi pesantren.
Sementara itu, Koordinator AMP, Syamsuni, mengatakan Safari Jurnalistik merupakan inisiatif untuk membangun kolaborasi antara media dan kampus.
Universitas Annuqayah menjadi kampus pertama yang merespons cepat tawaran kerja sama tersebut.
“Program ini akan berkeliling ke seluruh universitas di Sumenep dari Mei sampai Desember. UA menjadi kampus pertama yang kami kunjungi,” katanya.
Ia menjelaskan, peserta yang mengikuti pelatihan akan mendapatkan materi jurnalistik dasar hingga praktik penulisan berita bertema perbankan dan ekonomi syariah. Setiap kampus akan dipilih sejumlah karya terbaik untuk dipublikasikan di media jaringan AMP.
“Karya terbaik akan kami muat di media partner dan mendapat apresiasi. Ini bagian dari upaya membangun ekosistem jurnalistik kampus,” tambahnya.
Melalui Safari Jurnalistik (Sehari Jurnalistik), AMP berharap lahir jurnalis-jurnalis muda dari lingkungan perguruan tinggi di Sumenep yang mampu menyajikan informasi secara kritis, kreatif, dan bertanggung jawab.***