Mahasiswa membantu proses produksi mulai dari pengolahan, penjemuran, hingga pengemasan produk menggunakan plastik “wayang” yang kini dilengkapi label dan logo hasil desain mahasiswa UIN Madura.

“Saya bersyukur sekali. Anak-anak KKN dari UIN Madura ini sangat membantu. Kemasannya sekarang lebih menarik, dan saya jadi semangat menjual lagi. Terima kasih banyak,” ujar Ibu Rusmiyati dengan haru.

Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 11.00 WIB ini ditutup dengan apresiasi dari warga setempat, terutama para ibu-ibu yang turut hadir dalam forum. Mereka menilai kegiatan KKN ini bukan sekadar formalitas, tapi benar-benar memberi manfaat nyata.

Dengan semangat kolaboratif, mahasiswa UIN Madura Posko 17 berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat dalam mengembangkan potensi lokal dengan pendekatan edukatif dan berbasis teknologi.