Meski tidak menimbulkan korban jiwa, pergerakan tanah tersebut dikhawatirkan masih terus berlangsung.
Warga setempat bersama aparat kepolisian diminta untuk tetap waspada, terutama pada malam hari, serta siaga terhadap kemungkinan terjadinya pergerakan susulan.
Masyarakat juga diimbau segera melaporkan kepada perangkat desa atau pihak berwenang apabila menemukan tanda-tanda pergerakan tanah, seperti retakan baru, pergeseran bangunan, atau perubahan kontur tanah di sekitar permukiman.
Langkah kewaspadaan dini dinilai penting untuk meminimalkan risiko dan mencegah jatuhnya korban apabila pergerakan tanah kembali terjadi secara tiba-tiba.***