Mayat yang ditemukan berjenis kelamin perempuan dan dievakuasi ke darat menggunakan perahu. Salah satu warga yang turut membantu evakuasi mengaku mengenali korban sebagai Sundari (55), warga Dusun Bandaran I, Desa Bandaran, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan.

Setibanya di darat, jenazah Sundari awalnya hendak dibawa ke RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang untuk dilakukan visum atau autopsi.

Namun di tengah perjalanan, ambulans dicegat oleh suami korban di barat jembatan Desa Tamba'an, Kecamatan Camplong.

Suami korban meminta agar jenazah tidak dibawa ke RSUD melainkan hanya ke Puskesmas Camplong. Ia juga menyatakan tidak bersedia dilakukan visum atau autopsi terhadap jenazah istrinya.