Di sanalah kiprah dakwahnya kian berkembang, namun, pada awalnya, ia tak pernah bercita-cita menjadi seorang dai.
"Dulu saya hanya ingin menjadi dosen, fokus pada akademik," ujarnya dalam sebuah kesempatan.
Namun takdir berkata lain; jalur dakwah yang ia tempuh justru mengantarkannya pada kesuksesan dan popularitas di kalangan umat.
Ceramah-ceramah KH Musleh Adnan, meski dikemas dengan canda, tetap sarat dengan pesan moral dan nasihat agama.
Ia mampu menyentuh hati para jamaah dengan mengaitkan ajaran agama dalam keseharian, membuat umat lebih mudah mencerna dan menerapkannya.