Buhari menjelaskan, ia sempat disodori surat pernyataan oleh petugas PLN yang meminta persetujuannya untuk penggantian meteran.
Namun, ia tidak bersedia menandatangani surat tersebut karena merasa tidak ada kebutuhan mendesak untuk mengganti meteran yang lama.
Hingga saat ini, Buhari belum menerima respons dari pihak PLN terkait kenaikan tagihan listriknya.
Ia merasa dirugikan oleh kebijakan penggantian meteran yang dinilainya bersifat memaksa dan tidak transparan.
"Saya sudah mencoba menghubungi pihak PLN, tapi belum ada tanggapan. Saya berharap ada kejelasan mengenai masalah ini, karena jelas sangat memberatkan pelanggan," keluhnya.