PAMEKASAN, MaduraPost – Salah seorang pelanggan PLN di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Akhmad Buhari, memprotes cara PLN soal aturan perubahan untuk mengganti meteran baru.
Salah satunya adalah PLN disebut tak bijaksana main cara ancaman sebagaimana ditulis dalam surat pernyataan atas kebijakan baru tersebut.
"Ada ancaman dalam surat tersebut bahwa jika saya menolak mengganti meteran, tagihan listrik akan dinaikkan. Dan ternyata benar, tagihan saya melonjak drastis setelah menolak penggantian," kata warga Desa Dempo Barat, Kecamatan Pasean.
Pasalnya Buhari diduga jadi korban tagihan listrik melonjak dengan nilai tak wajar, pasca dirinya menolak untuk mengganti meteran baru tersebut.
"Kalau alasan meteran saya karena sudah termakan usia, rusak dan kusam, jangan jadi alasan. Meteran PLN saya normal," kata Buhari.