Tugas besar mereka adalah memilih pemimpin yang akan melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan setelah Umar bin Khattab.

Abdurrahman bin Auf sebagai Penengah

Dalam musyawarah tersebut, Abdurrahman bin Auf memainkan peran sentral sebagai penengah.

Setelah diskusi intensif, Abdurrahman memutuskan untuk mengundurkan diri dari pencalonan dan berfokus pada mengumpulkan pendapat dari sahabat-sahabat lain dan masyarakat umum.

Ia kemudian menghabiskan beberapa hari bertanya kepada para sahabat, orang-orang yang memiliki pengaruh, serta rakyat biasa di Madinah tentang siapa yang mereka anggap layak menjadi Khalifah berikutnya.