Rencana eksplorasi Migas di Pamekasan ini masih dalam tahap awal, dan belum ada keputusan final mengenai kapan tepatnya eksplorasi akan dimulai.

Namun, reaksi dari masyarakat dan para pengamat seperti Samhari menunjukkan bahwa isu ini akan terus menjadi perhatian publik di Pamekasan, khususnya di wilayah utara yang menjadi sasaran utama eksplorasi.

Pemerintah Kabupaten Pamekasan diharapkan dapat merespons kekhawatiran yang disampaikan dan memastikan bahwa setiap langkah yang diambil dalam proses ini akan membawa manfaat yang maksimal bagi masyarakat tanpa mengabaikan aspek-aspek penting lainnya.

Sementara itu, CEO PT Oil Erlindo Contraction, HM Rudiyanto memahami dan menghargai kekhawatiran yang disampaikan oleh masyarakat. Meski demikian, pihaknya berkomitmen untuk menjalankan setiap tahap eksplorasi sesuai dengan standar tertinggi, baik dari sisi teknis maupun lingkungan.

"Kami akan memastikan bahwa seluruh prosedur yang berlaku dipatuhi dengan ketat, serta melibatkan masyarakat lokal dalam setiap keputusan yang diambil terkait proyek ini," ujar HM Rudiyanto.