Samhari menekankan pentingnya transparansi dalam setiap tahap pelaksanaan eksplorasi. Ia mengingatkan bahwa masyarakat berhak mengetahui detail mengenai rencana tersebut, termasuk potensi risiko dan keuntungan yang akan diterima oleh masyarakat Pamekasan, khususnya di wilayah utara.
"Jangan sampai kepentingan masyarakat terabaikan. Pemerintah dan perusahaan terkait, termasuk PT Oil Erlindo Contraction, harus membuka ruang dialog yang jujur dan terbuka dengan warga di Batumarmar dan Pasean," tambahnya.
Selain itu, Samhari juga menyoroti pentingnya pengawasan ketat terhadap pelaksanaan eksplorasi tersebut.
"Ada banyak kasus di Indonesia di mana eksplorasi Migas menyebabkan kerusakan lingkungan yang parah. Kita tidak ingin hal yang sama terjadi di Pamekasan. Oleh karena itu, pemerintah daerah harus benar-benar memastikan bahwa semua prosedur dan regulasi dipatuhi dengan baik," tegasnya.