Deretan beberapa tokoh pantura yang dinilai punya peluang, dengan berbagai kekuatan dan pengalaman yang dimiliki, memberikan warna baru dalam kancah politik Pamekasan, menjanjikan kontestasi yang tidak hanya kompetitif tetapi juga inklusif.

"Dengan adanya figur-figur potensial dari Pantai Utara yang siap bertarung dalam Pilkada, ini menunjukkan bahwa wilayah Pantura memiliki potensi besar dalam kontribusi terhadap pembangunan dan politik di Pamekasan," jelasnya.

Lebih lanjut kata Jailani, sejarah telah membuktikan, dengan kemenangan Almarhum Rajae dari Pantura di Pilkada sebelumnya, bahwa Pantura bukan hanya sekedar penentu, tapi juga pembawa perubahan positif.

"Memasukkan tokoh Pantura dalam pertimbangan posisi strategis seperti Wakil Bupati bukan hanya sekedar pemenuhan representasi, tapi juga langkah konkret untuk pembangunan yang merata dan berkeadilan," pungkasnya.***