Dari kalangan birokrasi hingga pengusaha, tokoh Pantura seperti Afandi, Abd Rasyid Fansori, Halili, Heriyanto, Abdus Salam Ramli, Syafiuddin, dan Qomaruddin, masing-masing membawa cerita dan visi untuk Pamekasan yang lebih baik.

Mereka, dengan dukungan kuat dari masyarakat Pantura, siap menghadapi tantangan politik yang dinamis, membuktikan bahwa Pantura tidak hanya menjadi penentu dalam kontestasi politik lokal, tetapi juga menghadirkan calon pemimpin yang mampu membawa perubahan positif untuk Pamekasan.

Ketua Forum Demokrasi dan Pemuda Pantura, Ach Jalani mengatakan, momentum Pilkada 2024 di Pamekasan bukan sekadar ajang pemilihan kepala daerah, tetapi figur dan kandidat tokoh yang dihadirkan harus menunjukkan keadilan dan pemerataan.

"Terutama di Pantura sebagai representasi dan aspirasi masyarakat utara untuk mendambakan pemimpin yang memahami dan mewakili keinginan serta kebutuhan mereka," kata Alumnus Unisma Malang itu, Kamis (28/3).