Salah satunya adalah Banyuanyar dan Bata-Bata. Dua pesantren ini bukan sekadar lembaga pendidikan, tetapi juga tempat dimana kebesaran KH Abdul Hamid masih terasa kuat.
Kisah-kisah luar biasa tentang ketakwaannya, keikhlasannya, dan keberkahannya masih menjadi inspirasi bagi setiap santri yang melangkah di sana. Dalam cerita-cerita yang diceritakan ulang oleh para pengasuh pesantren, kebesaran KH Abdul Hamid terus hidup.
Dari ketakwaannya yang menggetarkan, hingga penghormatan luar biasa dari jemaah haji di tanah suci Mekah, setiap kisah adalah bukti kebesaran spiritualnya. Meski sudah lama tiada, jejak KH Abdul Hamid terus bersemi dalam setiap langkah pesantren dan para santrinya.
Warisan kewalian beliau tetap hidup dan berkembang, menjadi sumber inspirasi dan keberkahan bagi siapa pun yang mengunjungi tempat-tempat yang pernah disentuh oleh keagungan spiritualnya.***