"Makanya sejak kuliah, Haji Her biaya sendiri tanpa membebani orang tua. Ia memang dikenal ulet, bakat bisnisnya memang muncul sejak masih remaja, meski kuliahnya terkadang bisa dibilang sukses tidak sukses," kata Ghufron dikutip dari Channel Youtube Faiz Slamet.

Pada tahun 2001, saat Haji Her kuliah di Unmuh Malang dan Ghufron kuliah di UTM Bangkalan, mereka berteman akrab. Bahkan tidak jarang keduanya saling bermain dan mengunjungi ke daerah tempat kuliah masing-masing.

Saat menjalani bisnis waktu kuliah, Haji Her membawa motor kelontongan. Bahkan tak jarang motornya tersebut sering dibawa ke Bangkalan untuk menjajaki bisnis alat-alat dapur.

"Bisnis alat-alat dapur ini sering dipasarkan ke banyak orang hingga ke sejumlah guru di lembaga sekolah SMA," ujar pria yang akrab dipanggil Bos Pepeng itu.