PAMEKASAN, MaduraPost - Tokoh Pengusaha Tembakau Madura, Khairul Umam atau Haji Her kini jadi sorotan pasca dirinya diduga terlibat dalam politik uang yang dilakukan Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah.
Sebab tokoh yang dijuluki Sultan Madura itu, ikut dipanggil Bawaslu Pamekasan untuk dimintai keterangan sebagai saksi. Ia diperiksa kurang lebih dua jam dengan melewati 20 pertanyaan Bawaslu.
Dalam rangkuman MaduraPost, Haji Her bukan orang baru di Pulau Madura. Sejak dirinya mendirikan dan mendeklarasikan Paguyuban Pelopor Petani dan Pedagang Tembakau Madura (P4TM) pada Agustus 2022, namanya kian naik daun.
Sikap kepeduliannya sering disorot karena tidak jarang Haji Her sering diketahui bagi-bagi uang di khalayak umum, seperti pasar, masjid, dan acara dalam momen-momen tertentu.
Sahabat Haji Her, Moh Ali Ghufron mengatakan, karier Haji Her sukses yang diketahui masyarakat saat ini tidak lepas dari aral rintangan dan perjalanan pahitnya. Sejak usia remaja, Haji Her jadi tulang punggung keluarga, sebab Ayahnya meninggal dunia saat ia kecil duduk di bangku SMP.