Salah seorang pengendara mobil asal Kabupaten Pamekasan, Moh Subhan, mengaku sempat terkejut ketika melintas di lokasi karena tiba-tiba mendapati kerumunan orang di tengah jalan.
Ia mengaku harus melakukan pengereman mendadak untuk menghindari kemungkinan terjadinya kecelakaan.
“Kalau saya tidak refleks menginjak rem, saya yakin kegiatan ini bisa berubah menjadi musibah berdarah,” ujarnya di lokasi kejadian, Jumat (6/3) dini hari.
Subhan yang juga dikenal sebagai advokat di Jawa Timur itu menilai kegiatan yang melibatkan kerumunan massa di jalan raya seharusnya mendapatkan pengawasan dari aparat penegak hukum, khususnya pihak kepolisian.