SAMPANG, MaduraPost – Kegiatan lomba balap lari yang digelar sekelompok anak muda untuk menyambut sahur Ramadan di Jalan Raya Ketapang–Banyuates, tepatnya di Desa Tlagah, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, menuai protes dari sejumlah pengendara.
Kegiatan yang berlangsung pada dini hari tersebut dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Pasalnya, perlombaan digelar di jalur utama yang cukup padat kendaraan tanpa pengawalan aparat kepolisian maupun pengaturan lalu lintas yang memadai.
Selain itu, tidak terlihat adanya rambu peringatan atau penanda yang memberi informasi kepada pengendara bahwa sedang berlangsung kegiatan di badan jalan.
Kondisi tersebut membuat sejumlah pengendara harus ekstra waspada saat melintas di lokasi.