Meski begitu, Rudi menegaskan bahwa keputusan akhir pelaksanaan Pilkades tetap berada di tangan Pemerintah Daerah (Pemda).
“Kalau itu dikembalikan ke Pemda. Persiapan seperti anggaran, tahapan, dan kondisi wilayah harus sinkron semua. Nanti akan dirapatkan bersama, terutama soal penganggaran di Badan Anggaran (Banggar),” jelasnya.
Menurut Rudi, DPRD secara politik telah sepakat untuk mengalokasikan anggaran Pilkades 2026, namun tetap menyesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.
“Kami sudah sepakat antarfraksi untuk menganggarkan Pilkades 2026. Namun karena kondisi Transfer ke Daerah (TKD) seperti sekarang, maka harus melihat kemampuan keuangan daerah kita,” katanya.