"Kami kira anggota legislatif bekerja sesuai tugas pokok dan fungsinya. Tapi pada kenyataannya, tiga kali kami kirim surat tidak cukup membuat mereka merasa iba," katanya.

Masih kata Zainuddin, Bupati dan Wakil Sampang" class="inline-tag-link">Bupati Sampang yang kami kira solutif terhadap masalah rakyatnya ternyata sama saja. Yang katanya dari 705 guru yang lulus Passing Grade, pada tahun 2022 akan diusahakan menuntaskan sampai 400 orang dan sisanya akan dituntaskan pada tahun 2023. Tapi kenyataannya sampai detik ini tidak terealisasi.

"Nyatanya, sampai hari ini baru 186 orang yang sudah diangkat itupun belom ter-SK. Entah bagaimana nasib 519 lainnya. Setahun lebih kami menunggu kabar baik dari Pemerintah Daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Sampang Edi Subinto mengatakan, dirinya sangat mendukung aksi demonstrasi ratusan guru tersebut agar keluh kesahnya didengar dan diperhatikan.

“Kami mendukung pengangkatan guru honorer itu menjadi pegawai PPPK. Agar, kekurangan guru di Dinas Pendidikan Sampang dapat segera terpenuhi,” singkat Edi.