"Kami awalnya tidak curiga kalau kami akan kena tipu atau akan ditipu, karena pihak pelaku orang-orangnya kita kenal baik, ujarnya.
Sementara Zainal Seninggih selaku yang diminta korban untuk mengawal persoalan tersebut menyayangkan adanya dugaan penipuan berkedok bagi hasil yang dilakukan oleh pihak CC MART itu.
"Karena faktanya bisnis mengiming-imingi bagi hasil itu telah merugikan banyak orang, utamanya orang awam yang tahunya senang ketika dijanjikan dapat untung," kata Aktivis Gempur itu.
Gara-gara itu, ujar Seninggih (akrab disapa), korban-korbannya berangkat ke Malaysia untuk menutupi malu karena hutangnya kepada mertua dan tetangganya yang dibuat untuk bisnis bagi hasil.