"Mereka yang melakukan demo itu telah menjustifikasi PR Subur Jaya melakukan produksi rokok ilegal, padahal faktanya saya yakin tidak seperti itu, Mereka ini hanya kelompok manusia yang ingin bikin gaduh para pengusaha rokokdqn petani tembakau," Kata Saningwar. Rabu (29/04/25).
Lebih lanjut Saningwar mengatakan bahwa demo belasan orang tersebut tidak mewakili siapapun, apalagi masyarakat Pamekasan. karena menurutnya, apa yang disampaikan hanya asumsi dan halusinasi.
"Mereka ini senang apabila para pengusaha rokok di Pamekasan punya masalah, makanya perusahaan rokok yang tidak bermasalah, dicarikan masalah," Lanjut Saningwar.
Saningwar berharap agar masyarakat kabupaten Pamekasan tidak terprovokasi oleh oknum yang pada ahirnya akan merugikan masyarakat miskin, khususnya para petani tembakau.