"Inovasi itu tidak harus mahal dan mewah tapi inovasi yang diharapkan kami inovasi bermanfaat untuk kepentingan masyarakat melalui pendidikan sekolah Vokasi yang diberikan keterampilan tertentu untuk peserta didiknya seperti sekolah yang sudah melakukan inovasi SMP 3 Banyuates Pigalipo Vertigal Gardim dan limbah popok, memanfaatkan limbah yang tidak terpakai di lingkungan sekitar menjadi barang yang bermanfaat kepada masyarakat," tegasnya.
Edi menambahkan ada 388 sekolah yang sudah masuk kepada kami untuk melakukan inovasi. Namun ada tiga hal, pertama ada yang sudah dilakukan, kedua, ada yang uji coba dan ada ketiga yang masih perencanaan tapi sudah tidak masalah karena mereka sudah ide dan gagasan untuk melakukan inovasi.
"Harapan kami dengan melakukan perubahan tersebut, bahkan maka kemanfaatan yang dirasakan oleh masyarakat berdampak kepada sekolah itu sendiri sehingga sekolah tersebut bagaimana bisa menjadi sekolah rujukan di masyarakat sekitar," pungkasnya.