Pihaknya berharap supaya siapapun agar tidak mengaku habaib lagi.

"Saya mengingatkan kepada seluruh warga khususnya Madura supaya tidak mudah terpercaya bagi orang yang mengaku ngaku habib bahkan pernah terjadi kemarin di Pondok Pesantren Beringin Pamekasan itu, ternyata bangsa Arab tapi bangsa Arab itu bukan habaib agar masyarakat lebih hati - hati lagi," cetusnya.

Yang menjadi saksi dari permintaan maaf itu adalah dari para Habaib yakni, Ada Rabithah, Habib novel dan Habib Abdurrahman Al Khered.

"Pelaku sudah membuat surat pernyataan berjanji tidak akan mengulanginya kembali dan mengakui kesalahannya, hingga minta maaf dan di sumpah oleh para habaib. Semoga pelaku berubah menjadi lebih baik," tuturnya.