Hasil survei di lapangan, pihaknya menyebut, dari titik operasi pasar memang telah menambahkan subsidi sendiri mulai harga Rp 14 ribu.
"Dimana ada saya, pasti saya tambahkan subsidi sebesar Rp 2 ribu," kata Gubernur Khofifah menjelaskan.
"Ini sebenarnya sudah pribadi saya untuk bisa memberikan support kepada mereka, terutama PKL yang banyak memanfaatkan produksi minyak goreng," kata Gubernur Khofifah menambah.
Adapun, harga minyak goreng kemasan sederhana naik 1,07 persen dari Rp18.700 per liter menjadi Ro18.900 per liter.