Mery juga mengatakan dan bertanya apakah Pengadilan Negeri di Pamekasan itu hanya untuk orang-orang yang punya uang saja atau berduit?. Bukankah, kata dia, Pengadilan Negeri itu untuk keadilan.
"Maka dari itu saya orang miskin berharap kepada Hakim benar-benar mengadili dan tidak masuk angin dalam perkara saya ini, saya berharap dukungannya dari semua pihak, jangan sampai ada kata atau anggapan kalau hukum itu hanya memiliki kepada orang yang punya duit saja," harapnya.
Sementara Yolies Yongky Nata selaku Pengacaranya Mery mengatakan, yakin bahwa keadilan pasti dapat ditegakkan. Dan keadilan kata Yongki (akrab disapa), bukan hanya milik orang berduit.
"Siapapun wajib mendapatkan keadilan dalam hukum, karena hukum harus menempatkan yang benar pada posisi yang benar dan yang salah pada posisi yang salah," katanya.