"Masak selesai dikerjakan pada hari Rabu yang lalu terus hari Sabtunya sudah rusak, ini kan tidak masuk akal, dan itu jelas ada dugaan tindakan korupsi," kesalnya, Selasa (4/1/2022).

Lebih lanjut ia mengatakan, kalau pelaksanaannya itu ingin menunjukkan kesan peduli terhadap masyarakat karena ingin mencalonkannya diri kembali sebagai Kades.

"Tapi malah saya menduga sebaliknya. Artinya, pelaksana proyek itu mau mengambil keuntungan besar untuk modal di Pilkades nanti," lanjutnya.

Maka dari itu pihaknya berharap agar pihak-pihak yang berkompeten dan seluruh LSM dan Media di Pamekasan segera turun ke lokasi.