Penilaian lainnya yaitu kualitas bahan penutup atap, lantai, dinding yang meliputi penilaian kecukupan minimum luas bangunan, penilaian akses sanitasi dan penilaian akses air minum.
“Selain itu, penilaian kualitas rumah juga dilakukan untuk menilai kualitas pencahayaan dan penghawaan sebagai syarat kesehatan. Rumah tersebut adalah milik Hayat Riyadi di Desa Belluk Kenik, Kecamatan Ambunten,” kata Beny, Sabtu (25/12).
Hal ini kemudian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, meraih penghargaan melalui
Dinas PRKP dan Cipta Karya Sumenep.
Dinas ini berhasil meraih desain terbaik satu pada program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Provinsi Jawa Timur tahun anggaran 2021.