Karena memang belum ada regulasi tentang garam dan tembakau yang langsung menyentuh kepada petani Madura.

Para ulama Madura juga membahas persoalan komoditas andalan petani Madura, yakni harga garam dan tembakau yang setiap tahun tidak kunjung menguntungkan petani.

Sementara itu, Bupati Sumenep Achmad Fauzi menerangkan, pertemuan kali kedua ini konsepnya hampir dengan pertemuan di Pendopo Kabupaten Sampang, beberapa bulan lalu.

"Pada intinya pertemuan ini berkaitan dengan persoalan Madura. Khususnya dengan petani garam dan petani tembakau yang terus terjadi pasca panen," kata Bupati Fauzi.