"Kemarin sudah sempat digagas di Pendopo Kabupaten Sampang. Pada waktu itu seluruh Bupati di empat Kabupaten hadir," kata Kiyai yang akrab disapa Ra Mamak ini.

Dia menyebut, ada sembilan koordinator BASSRA yang hadir untuk menyuarakan hak petani garam dan tembakau.

Dalam pertemuan itu, para ulama membahas tentang problem petani yang kian hari semakin menjerit soal anjloknya harga tembakau dan garam.

"Kami setuju agar garam dimasukkan sebagai bahan kebutuhan pokok dan penting. Karena itu ada Peraturan Presiden (Perpres)-nya," kata dia pada wartawan.

Usai pertemuan ini, kata Ra Mamak, akan ada pertemuan khusus. Dimana, akan menggodok rekomendasi soal garam dan tembau petani di Madura. Rekomendasi ini nantinya akan dikirimkan ke Presiden.