"Tidak akan pernah hidup, akan dibunuh (Ta' kera odi', epate'anna, red dalam bahasa Madura)," berikut suara dalam video berdurasi 6 detik itu.
Di video itu juga nampak terlihat korban telah tewas berlumuran darah di depan teras rumah. Kondisinya sungguh memperihatinkan, bisa dikatakan ini adalah pembunuhan sadis.
Sebab, berdasarkan foto dan beberapa video yang viral, leher korban nyaris putus terkena sabetan senjata tajam dan meninggal dunia saat itu juga.
Dari kumpulan beberapa sumber informasi, antara pelaku dan korban masih terbilang tetangga dekat. Pembunuhan ini, korban dikabarkan berselingkuh dengan istri salah satu pelaku.