Diketahui, ada sekitar 18 Kecamatan untuk wilayah daratan di Sumenep yang telah dilakukan operasi pemberantasan rokok ilegal oleh tim Kabupaten.
"Wilayah kita ini luas, tidak mungkin tim kami melakukan operasi di 18 Kecamatan sehari saja. Makanya di tim itu kami bagi dua," tuturnya.
Dia menyebut, tim tersebut terdiri dari pihak bea cukai yang memiliki satu tim dua orang, dan tim dua dua orang. Kemudian pihak Polri tim satu dan tim dua sama-sama dua orang, dilanjutkan TNI satu orang pada masing-masing tim.
Dilanjutkan Satpol PP dua orang dimasing-masing tim, dan Kabag Perekonomian Setdakab Sumenep kebagian kinerja tim yang bervariasi. Terakhir, yaitu Disperindag yang memiliki satu orang di masing-masing tim.
"Kalau di kita kadang dalam satu tim bertiga, sebab banyak kegiatan di kami yang berbenturan. Kadang sampai berempat dalam satu tim. Di dua tim ini kita nyebar, sasarannya tidak di satu Kecamatan, biar cakupannya banyak masuknya," paparnya.