SURABAYA, MaduraPost - Sejak 20 Oktober 2021 lalu, sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 53 Tahun 2021, Surabaya masuk dalam Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1. Beberapa sekolah ada yang sudah melakukan pembelajaran tatap muka (PTM).

Namun, masih ada sebanyak 49 SMP Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Surabaya yang belum bisa melakukan PTM, hal ini disebabkan karena tidak lulus asesmen dan rekomendasi dari Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 yang belum keluar.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya Reni Astuti mengatakan Surabaya sudah masuk PPKM Level 1, tapi ternyata masih banyak sekolah yang belum bisa melakukan PTM.

"Surabaya sudah zona kuning sejak September lalu, jadi sangat disayangkan jika masih banyak SD/SMP yang belum lulus asesmen," kata Reni, Rabu (24/11).

Reni memastikan, menurut laporan pengurus Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Swasta, sebanyak 49 SMP memang tidak bisa melakukan PTM, dan itu, kata dia, karena tidak lulus asesmen dan rekomendasi dari Satgas Covid-19 belum ada.