"Setiap bulan kades yang mengirim sembako ke untuk di salurkan ke KPM, jadi apa yang telah dikirim ke sini, kami salurkan," kata salah satu agen BPNT.
Selain itu dalam penyaluran tersebut kelaurga penerima mamfaat (KPM) diduga juga dirugikan. Pasalnya KPM hanya diberikan beras tidak jelas merknya seberat 15 kg dan telur 15 butir, hal itu sangat tidak sesuai dengan nominal uang Rp200 yang ada buku tabungan KPM.