PAMEKASAN, MaduraPost - Pada tanggal 9 Agustus 2021 kemaren, kedua orang tua berinisial IFD salah satu tersangka kasus pengrusakan fasilitas Kampus Juhari dan Sitti Nurul Fauziyah menemui Rektor IAIN Madura Mohammad Kosim.
Kedatangan mereka bertujuan untuk meminta maaf kepada Rektor IAIN Madura atas tindakan anaknya tersebut dan siap mengganti segala perbuatan anaknya itu.
"Kami benar-benar meminta maaf dan mengakui kesalahan yang diperbuat anak kami," ucap Juhari.
Mereka juga mengakui kalau dirinya telah lalai dalam mendidik anaknya, sehingga anaknya sebut mereka berbuat seperti itu dan terjerumus pada tindak pidana pengrusakan tersebut. Di
"Kami siap mengganti apa yang telah dirusak oleh anak kami. Sekali lagi kami mohon maaf yang sebesar-besarnya atas kesalahan yang telah diperbuat anak kami," tukasnya dihadapan Rektor IAIN Madura di Kantornya.