Cerita ini tergambar dalam sebuah film drama ruang pengadilan tahun 1979 berjudul And Justice For All, garapan Norman Jewison yang dibintangi Al Pacino, Jack Warden & John Forsythe. Sementara Lee Strasberg, Jeffrey Tambor, Christine Lahti, Craig T. Nelson, dan Thomas Waites tampil dalam peran-peran pendukung (Baca: Safri Abdullah, Kamus Hukum Para Hakim, Jakarta, Dian Rakyat, 2015).

Tergambar dengan jelas dalam cerita itu pertarungan antara prosedur hukum yang kaku dan positifistik dengan psikologi tahanan dalam realitas.

Tulisan ini saya seruakkan setelah seharian jagat media menyirami dunia maya dengan berita yang tidak proporsional dan sama sekali tak beradab. Wajib diluruskan karena mengandung "peta konflik".

Bagaimana bisa vandalisme yang terjadi di internal kampus IAIN Madura antara mahasiswa dengan rektorat, yang lalu penanganannya masuk ke ranah hukum bisa membentuk opini menjadi: ini kader HMI dan ini mengaku kader PMII.

Hukum kita itu buta, positifistik dan normatif. Anak hukum pasti paham apa makna simbolik dari lady of justice dengan kedua mata tertutup.