"Tahun 2021 ini kita tidak memiliki anggaran khusus program padat karya. Dari kegiatan pemeliharaan, aset bandara saja yang dapat kita gunakan," kata dia.
Tahun ini, pihaknya merencanakan sedikitnya ada 4 paket padat karya, dengan nilai total Rp 160 juta. Rencana pelaksanaannya yakni sampai 23 hari.
"Akan kami realisasikan padat karya ini secara bertahap, karena kegiatannya ada 4," ujarnya.
Dalam seremonial itu, Kantor UPBU Kelas III Trunojoyo Sumenep berencana mendatangkan anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Syaifuddin Asmoro, sayangnya gagal.