Menurutnya, kegiatan Posyandu di tahun 2020 berjalan lancar. Hanya saja saat baru pandemi, kegiatan Posyandu ada sedikit kendala.

"Biasanya tipa bulan kegiatan Posyandu berjalan. Karena pandemi, instruksi Bupati untuk mengurangi kegiatan Posyandu, akhirnya desa memutuskan itu," kata Wiwik melalui via telepon.

Wiwik sebagai bidan desa mengaku tidak memahami persoalan anggaran untuk fasilitas yang diberikan kepada balita, ibu hamil, dan lansia. Namun menurut perkiraannya, anggaran yang diberi kepada balita totalnya jika diuangkan berjumlah Rp 5 ribu.

"Kalau makanan yang diberikan bermacam-macam, kadang nasi goreng sehat, bronice, susu, telur puyuh," ungkapnya.